About Korea

backpackerkorea.id

Republik Korea (bahasa Korea: Daehan Minguk (Hangul: 대한민국; Hanja: 大韓民國); bahasa Inggris: Republic of Korea / ROK) atau biasa dikenal sebagai Korea Selatan

Korsel adalah sebuah negara di Asia Timur yang meliputi bagian selatan Semenanjung Korea. Ibu kota Korea Selatan saat ini adalah Seoul (서울). Sedangkan di sebelah utara, Republik Korea berbataskan dengan Korea Utara, di mana keduanya bersatu sebagai sebuah negara hingga tahun 1948.

Penemuan arkeolog menunjukkan bahwa Semenanjung Korea sudah di huni sejak Zaman Paleolitikum Awal. Sejarah Korea dimulai dari pembentukan Gojoseon pada 2333 SM. oleh Dan-gun. Setelah unifikasi Tiga Kerajaan Korea di bawah Silla pada 668 M, Korea menjadi satu di bawah Dinasti Goryeo dan Dinasti Joseon hingga akhir Kekaisaran Han Raya pada 1910 karena adanya pengaruh oleh Jepang.

Setelah liberalisasi dan pendudukan oleh Uni Soviet dan Amerika Serikat pada akhir Perang Dunia II, Wilayah Korea akhirnya dibagi menjadi Korea Utara dan Korea Selatan. Berbatasan dengan Laut Timur yang berada di perairan, Jepang disebut juga oleh orang-orang Korea sebagai Laut Timur dan Selat Korea berada di bagian tenggara. Negara ini dikenal dengan nama Hanguk (한국; 韓國). Oleh penduduk Korea Selatan dan disebut Namchosŏn (남조선; 南朝鮮; “Chosŏn Selatan”) di Korea Utara.

Tentang Kultur

Orang Korea adalah satu keluarga etnis yang berbicara satu bahasa. Mereka berbagi karakteristik fisik tertentu yang membedakan mereka dari orang-orang Asia lainnya termasuk Cina dan Jepang, dan mereka memiliki identitas budaya yang kuat sebagai satu keluarga etnis. Suku-suku Mongol yang bermigrasi ke Semenanjung Korea dari Asia Tengah khususnya selama Zaman Neolitikum (c. 5000-1000 SM) dan Zaman Perunggu (sekitar 1000-300 SM).

Pada awal era Kristen di abad ketujuh A.D., mereka secara politis dipersatukan untuk pertama kalinya oleh Kerajaan Shilla (57 SM.-A.D 935) dan kemudian menyaksikan perkembangan budaya yang hebat.

Tradisi Turun Temurun Masyarakat Korea

Masyarakat Korea mempertahankan tradisi Konfusianisme yang kuat, yang jelas dimanifestasikan dalam pengabdian yang kuat kepada keluarga dan penekanan pada hierarki dan hubungan vertikal, meskipun dimodifikasi untuk beradaptasi dengan kondisi modern.

Tradisi ini dikombinasikan dengan sifat bersemangatnya orang Korea dengan kesetiaan yang kuat dirasakan antara saudara, rekan kerja, teman sekelas, dan teman. Mereka bekerja keras, dan menikmati hidup dan hiburan dengan semangat yang sama.

Komunikasi dan Bahasa

Semua orang Korea berbicara dan menulis bahasa yang sama, dan telah menjadi faktor penting dalam identitas nasional mereka yang kuat. Ada beberapa dialek yang berbeda, namun mereka mempunyai kemiripan sehingga dalam setiap komunikasi agak sedikit sulit untuk dipahami. Bahasa Korea milik kelompok Ural-Altta, yang juga mencakup Turki, Hongaria, Finlandia, Mongolia, dan Jepang.

Huruf yang digunakan

Alfabet tertulis, Hangul, dikembangkan oleh sekelompok sarjana atas perintah Raja Sejong Agung (r.1418-1450), raja keempat dari Dinasti Chosun (1392-1910). Hangul terdiri dari 10 vokal dan 14 konsonan, yang dapat digabungkan untuk membentuk banyak pengelompokan suku kata. Sangat mudah untuk belajar dan menulis, faktor-faktor yang berkontribusi besar pada tingginya tingkat pengetahuan huruf orang Korea